Selasa, 21 Oktober 2014

Keindahan Wisata Hutan Sesaot

Sekian banyak daerah tujuan wisata di pulau Lombok yang sangat unik dan mengesankan pengunjung, entah itu pantai pantainya, kota kota bersejarah, air tejun, pemandian pemandian yang rata rata bersumber dari mata air dari gunung Rinjani yang di percaya memiliki khasiat untuk menyembuhkan penyakit.Seperti salah satu daerah tujuan wisata di Pulau Lombok ini adalah wisata hutan di desa sesaot. Hutan sesaot merupaka hutan Lindung dengan luas hampir 6 hektar, dengan hanya 40 persennya saja yang  hutan buatan, sisanya adalah hutan alami yang sangat bersih terawat, yang terbagi menjadi beberapa bagian yaitu hutan primer, shutan sejunder dan perkebunan Mahoni. Di tengah tengah hutan sesaot ini terdapat sungai dengan batu kali yang besar besar, di sebut sungai Aiq Nyet, yang sangat jernih dan sejuk. Aliran sungai ini ada yang masuk ke tengah area wisata membentuk tiga air mancur dan membentuk kolam yang aman untuk anak anak jika mandi berenang di tempat ini.

Keasrian hutan sesaot ini sangat di sayangkan jika tidak kita abadikan dengan kamera kesayangan, sambil menikmati aneka kuliner khas Lombok yang banyak di tawarkan oleh pedagang pedagang local di tempat ini, di antaranya adalah sate bulayak, pelecing kangkung, dan bahkan ayam taliwang. Selain itu juga, hutan sesaot ini juga sangat cocok di gunakan untuk melakukan aktivitas outbound, sehingga tidak heran jika di kala tertentu terutama musim liburan, tempat ini banyak di kunjungi group wisatwan yang melakukakn aktivitas Outbound. Setelah penat dengan segala aktivitas, tempat ini banyak pilihan untuk mandi atau sekedar kumpul kumpul sambil menikmati kuliner yang harganya sangat terjangkau.

Hutan sesaot terletak di desa Sesaot kecamatan Naramada, Lombok Barat, sekitar 45 menit dari kota mataram. Dengan penduduk mayoritas di diami suku asli sasak yang sangat ramah dan santun menerima pendatang yang mengunjungi desa ini, maka tak heran jika terkadang orang orang di sana akan tanpa sungkan mengantar kita ke lokasi wisata dengan iklas.



Senin, 20 Oktober 2014

Air Terjun Jeruk Manis

Pelbagai keindahan yang menawan dapat kita temukan di pulau yang termasuk dalam propinsi Nusa Tenggara Barat ini. Selain karena kealamian tempat dan isinya,  lokasi lokasi wisata di sini memiliki keunikan dan sejaah tersendiri. Oleh karena itulah destinasi wisatanya sudah di kenal dan di akui di mata dunia wisata. Salah satu keunggulan lokasi wisata berikut ini memang tidak menawarkan keindahan pantai atau baharinya, walo begitu tempat yang satu ini mampu juga menyedot perhatian para wisatwan yang datang mengunjungi pulau Lombok. Adalah sebuah lokasi air terjun yang di kenal dengan nama Air Terjun Jeruk Manis, yang merupakan bagian dari Taman Nasional Gunung Rinjani, terletak sekitar 50 kilometer dari kota mataram ke arah timur tepatnya di desa kembang kuning Kecamatan Sikur KabupatenLombok Timur.


Setibanya di desa kembang kuning kita melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki seiktar 20 menit menempuh perjalanan sekitar 1 kilometer dari Pintu Gerbang Taman Nasional Gunung Rinjani. Menyusuri jalan setapak yang mudah di lalui berupa batu batu pipih yang tersusun rapi dan terdapatnya tiga gazebo di sepanjang perjalanan yang bisa di gunakan sebagai tempat peristirahaatn selama berjalan menuju lokasi sekaligus menikmati keindahan pemandangan sekitar yang sangat indah dengan udara yang sangat sejuk. Dan jika beruntung selama dalam perjalanan, kita akan menjumpai satwa satwa liar berupa rusa dan kera yang hidup di alam sekitar jalur ke air terjun ini, yang tentunya suatu pemandanagn yang akan sangat jarang kita temui di keseharian kita.

Setibanya kita pada lokasi air terjun kita akan di sambut suara merdu curahan air yang menambah kesegaran udara sekitar lokasi ini. Sambil menikmtai makanan dan minuman yang kita bawa, kita akan terbuai dengan suasana keindahan dan kesejukan di tempat ini. Air terjun ini memiliki ketinggian sekitar 40 meter yang kemudian mengalir ke sungai kecil yang di penuhi bebatuan yang sangat jernih.  Akan sangat nyaman jika kita menikmatinya dengan berendam sambil menikmati semua panorama air terjun ini. Bahkan, air terjun ini di percaya mampu menyembuhkan segala penyakit, terutama menyuburkan rambut. Jadi akan sangat di sayangkan sekali jika kita ke air terjun ini tanpa mandi dalam curahan air terjun yang bersumber dari matai air gunung Rinjani ini.

Jangan lupa juga kunjungi objek wisata yang lainnya yaaa !

Minggu, 19 Oktober 2014

Wisata Kebudayaan khas adat Hindu Mataram di Pura Lingsar Lombok

Akibat dari tautan sejarah jama dahulu, khususnya dampak dari penyebaran agama Hindu di pulau Lombok dan perluasan kerajaan Hindu ke pulau Lombok menjadikan banyaknya peninggalan peninggalan dari Budaya Hindu Bali yang sangat unik dan menarik untuk di kunjungi.

Salah satunya adalah Pura Lingsar, yang terletak di desa Lingsar Kecamatan Narmada Lombok Barat. Pura Lingsar merupakan salah satu pura tertua di pulau Lombok yang di bangun sekitar tahun 1714 oleh Raja Ketut karang Asem Singosari. Yang mana pembangunan lokasi ini memang di tujukan untuk menyatukan Budaya Hindu Bali yang di bawa sang Raja dengan Budaya setempat ( Lombok ).

Dengan cara membangun berdampingan dengan Kemalik Lingsar, yang merupakan tempat pemujaan suku pulau Lombok ‘Sasak’ pada saat itu. Di mana di lokasi pemujaan suku sasak ini terdapat sumber mata air yang di keramatkan oleh suku sasak yang di sebut dengan kemalik ( bahasa sasak dari kata maliq), karena di yakini oleh suku sasak sebagai tempat hilangnya seorang penyiar agama Islam Watu Telu yang bernama Raden Mas Sumilir dari kerajaan Medayin.


Dan kemudian bangunan yang di bangun Raja tersebut adalah Pura Gaduh, Kompleks Kemaliq, dan kompleks pesiraman. Yang mana bangunan pura Gaduh dan kemaliq di hubungkan dengan dua kori Agung. Di samping pembangunan berupa bangunan bangunan yang di gunakan sebagai tempat persembahyangan dan pertemuan, juga terdapat pancuran Siwaq, yaitu bangunan yang di peruntukan sebagai tempat pemandian kaum pria yang di sebut dengan pancuran Siwaq atau Sembilan pancuran, yang terdapat di dalam lokasi pemandian. Dan Pancuran Loji yang di peruntukkan untuk kaum wanita yang terdiri dari dua pancuran.


Selanjutnya di bagian selatan kompleks taman kita dapat menemukan indahnya kolam kembar yang di tumbuhi dengan pohon pohon bunga Teratai beraneka warna yang mempunyai sebutan becingah dan di kelilingi dengan tembok batako. Kemudian pada sisi sebelah selatan dan utara terdapat candi Bentar dari batu bata.

Sabtu, 18 Oktober 2014

Wisata Daerah Eksotis Tete Batu Lombok Timur

Satu lagi tempat eksotis di pulau Lombok yang harus kita kunjungi ketika berkunjung ke pulau Lombok. Yaitu daerah pedesaan di kabupaten Lombok Timur Kecamatan Sikur yang di sebut dengan desa Tetebatu. Dimana daerah tete batu ini sangat  layak disebut sebagai spot terbaik pada kaki Gunung Rinjani, gunung terbesar di pulau Lombok. Karena keindahan alamnya yang sangat hijau nan sejuk. Mulai dari panorama gunung Rinjani yang megah, hamparan sawah sawah dan kebun kebun tembakau yang hijau, kemudian kehidupan di desa ini yang masih sangat tradisional kental asli suku sasak Lombok. Selain itu juga kita dapat banyak melakukan aktivitas wisata menyenangkan, mulai dari trakking ke air terjun Jukut dan air terjun Joben yang airnya dari sumber mata air gunung Rinjani yang sangat bersih, yang airnya terus mengalir ke sungai di desa ini yang juga masih terjaga kejernihan dan kebersihannya, sehingga sangat nyaman jika kita ingin berenang di aliran sungai ini. Menurut cerita yang turun temurun, air terjun ini dipercaya dapat membantu menyembuhkan berbagai penyakit terutama juga berkhasiat untuk menyuburkan rambut. Untuk pengobatan penyakit, biasanya dilakukan dengan ritual tradisional yang dipimpin oleh seorang Pemangku. Bagi yang ingin sekedar bermain, Anda bisa berenang sepuasnya disini. Air terjun Jukut merupakan titik awal yang biasa digunakan para pendaki untuk naik ke Puncak Rinjani, oleh karenanya jika Anda ingin kesini, Anda harus berjalan kaki selama satu setengah jam dari Tetebatu. Dengan pemandangan alam yang indah, perjalanan Anda tidak akan terasa melelahkan.


Suasana pedesaannya yang masih kental membuat Tetebatu tak pernah bisa dilupakan. Desa wisata ini berada di 700 meter dpl. Jika ingin menikmati keindahan Tetebatu dengan lengkap, Anda bisa menyewa sepeda kepada masyarakat setempat. Atau jika ingin lebih tradisional, Anda bisa naik cidomo menikmati keindahan suasana. Selain pemadangannya yang memukau, Tetebatu yang mayoritas dihuni oleh orang suku Sasak ini juga dikenal dengan atraksi budayanya yang menarik. Ritual-ritual tradisional masih sangat kental dilakukan di sini. Tidak itu saja, masyarakat Sasak di Tetebatu juga dikenal sebagai penghasil kerajinan tangan yang sangat laku di pasaran.

Jumat, 17 Oktober 2014

Keindahan pulau impian di Gili Sudak NTB

Nusa Tenggara Barat yang terdiri dari dua kepulauan Utama yaitu pulau Sumbawa dan Pulau Lombok adalah pulau dengan sejuta daya tarik pesona budaya dan alam yang hampir mirip dengan pulau Bali. Keindahan pantai, pegunungan pegunungan denga air terjunnya dan budaya budayanya plus souvenir khas yang di hasilkan oleh penduduk lokal dengan ciri  tersendiri dari daerah lain. Salah satu lokasi kebanggan khususnya pulau Lombok  adalah keindahan gili gili atau pulau pulau kecilnya yang masih sangat alami, jauh dari jamahan tangan tangan yang tidak bertanggung jawab seperti di daerah daerah lain, salah satunya adalah gili Sudak.


Terletak di kecamatan sekotong kabupaten Lombok Barat, gili Sudak dapat di tempuh dengan waktu sekitar 2 jam dari kota Mataram dengan jarak sekitar 40 kilometer, dengan tujuan pertama adalah pelabuhan Tawun. Kemudian di lanjutkan dengan perahu sewaan yang tersedia yang memakan waktu perjalanan sekitar 20 menit lamanya tergantung kondisi cuaca pada saat itu. Sesampainya di gili Sudak kita akan melihat hamparan pasir putih yang sangat bersih sehingga menggoda kita untuk menapakinya pada saat turun dari perahu.  Suasana di tempat ini yang masih bersih karena masih sepi dari pengunjung memberikan kepuasan tersendiri dengan seolah olah tempat ini adalah milik pribadi kita sehingga kita bebas untuk menikmati isi alam gili ini, mulai dari berenang di pantainya yang landai dan ombak yang tenang, dan keindahan terumbu karang dan keanekaragaman ikan ikan warna warni dengan bersnorkling tanpa terasa akan kita habiskan waktu seharian.


Di gili ini terdapat hanya ada satu tempat makan sea food dengan masakan dan bumbu khas setempat, dan juga masakan yang paling khas di daerah pulau Lombok  seperti pelecing kangkung, ikan bakar di tambah kelapa muda segar yang langsung di petik dari pohon kelapa di pulau ini.
Karena jalur ke gili sundak ini yang cukup jauh dan sulit untuk mendapatkan transportasi umum, maka sebaiknya kita menggunakan jasa perjalanan wisata yang berpengalaman dan terpecaya.

Kamis, 16 Oktober 2014

Wisata Bangunan Kuno Peninggalan Sejarah di Pulau Lombok

Sebagai daerah yang berpenduduk asli agama Islam, pulau Lombok memiliki banyak tempat tempat peninggalan bernuansa Islam yang sangat menarik untuk di kunjungi. Berikut adalah bangunan bangunan bersejarah tersebut.

·        Masjid kuno Gunung Pujut

Bangunan Masjid Kuno gunung Pujut. Adalah sebuah Masjid yang di bangun di atas bukit yang terletak di di desa Sengkol Kecamatan Pujut Lombok Tengah, yang mana, mesjid ini merupakan serpihan sejarah penyebaran Agama Islam. Bentuk yang sangat unik sehingga banyak pengunjung yang sengaja datang ke tempat ini hanya untuk menyaksikan secara langsung Masjid yang terbuat dari bamboo dengan atap alang alang. Tiang penyangga utamanya ada empat buah dengan 28 buah penyangga lainnya. Kompleks bangunan masjid ini merupakan kompleks Pedewa, yaitu suatu sarana kegiatan ritual bagi penganut isalam Watu Telu pada masu dulu. Dimana pedewa ini terdiri dari empat bangunan berbeda, yaitu Pedewa Peringga, yang di gunakan khusus menyimpan harta kerajaan pada masanya, kemudian Pedewa Pujut, sebagai tempat semedi, selanjutnya Pedewa Dapur, merupakansebuah keratin atau istana, dan bekas pendopo yang letaknya tepat di depan pendewa dapur.

 Pedewa ini sendiri merupakan peninggalan Raja Majapahit yang berkelana dari jawa ke daerah timur. karena terimbas masa transisi penyebaran Islam di jawa pada saat itu. Menurut sejarah,, gunung pujut adalah tempat pusat pemerintahan raja Pujut yang memiliki kekuasaan pemerintahan sendiri, yang di perintah oleh raja raja dari keturunan Raja Majapahit. Jadi sebelum ajaran agama islam sampai di daerah ini, maka saat itu di daerah ini pernah dalam pengaruh ajaran Hindu, selain dengan adanya peninggalan sebuah kuburan bernama Sempana Majapahit yang dapat kita temukan di kaki gunung Pujut sebelah barat laut.

·        Pelabuhan Tua Peninggalan Belanda

Ampenan merupakan salah satu kecamatan yang nuansanya paling klasik di pulau Lombok, karena arsitektur bangunan bangunannya dominan bernuansa jaman Belanda dulu masih banyak berdiri kokoh hingga sekarang. Ampenan sebenarnya adalah kota pelabuhan pada jamannya, karena di ampenan ini dahulunya merupakan satu satunya pelabuhan di pulau Lombok, yang di bangun oleh Belanda berkisar antara tahun 1948, yang sekarang hanya tersisa patok patok besi , sebuah katrol yang sudah karatan, dan deretan bangunan bangunan dari penduduk yang datang dari seluruh penjuru negri, mulai dari kampung Tionghoa, kampung Bugis, kampung Melayu, kampung Jawa, kampung Bali, kampung Arab dan dari daerah lainnya yang heterogen hidup di sini, dengan berbagai bentuk ciri khas dari setiap daerah tersebut, mulai dari komunitas pecinaan, klenteng Budha Dharma, makam Tionghhoa dan Pura Hindu,  karena itu pulalah kota Ampenan  di sebut sebut sebagai kota miniatur dari Indonesia. Pada saat kita menjelajah kota inipun kita akan di manjakan dengan beragam kuliner khas dengan suasana kolonialnya, seperti warung mie, es kelapa muda, dan tentunya masakan masakan khas Lombok juga banyak di temukan di kota ini. Dan satu hari berwisata di kota ini akan semakin berkesan karena pengunjung dapat menikmati keindahan alam berupa terbenamnya matahari atau sunset di pantai puing puing pelabuhan yang tidak akan pengunjung temukan di tempat lain.

Rabu, 15 Oktober 2014

Pesona Kota Tua Ampenan


Pulau Lombok yang di kenal dengan keindahan pantainya terutama di senggigi mengantarakan Indoesia menjadi daerah tujuan wisata dunia. Selain pantai senggigi juga terdapatnya tiga gili yang sangat eksotis, sehingga mampu menyedot kunjungan wisatawan hingga wisatawan mancanegara.
Namun selain keindahan pantainya, pulau ini memiliki sarat akan objek wisata yang unik. Salah satunya adalah wisata sejarah penjajah yang pernah menjajah pulau ini. Adalah sebuah kota yang terletak di sebuah kecamatan di Mataram yaitu di kecamatan Ampenan, arsitektur bangunan bangunannya dominan bernuansa jaman Belanda dulu masih banyak berdiri kokoh hingga sekarang. Ampenan sebenarnya adalah kota pelabuhan pada jamannya, karena di ampenan ini dahulunya merupakan satu satunya pelabuhan di pulau Lombok, yang di bangun oleh Belanda berkisar antara tahun 1948, yang sekarang hanya tersisa patok patok besi , sebuah katrol yang sudah karatan, dan deretan bangunan bangunan dari penduduk yang datang dari seluruh penjuru negri, mulai dari kampung Tionghoa, kampung Bugis, kampung Melayu, kampung Jawa, kampung Bali, kampung Arab dan dari daerah lainnya yang heterogen hidup di sini, dengan berbagai bentuk ciri khas dari setiap daerah tersebut, mulai dari komunitas pecinaan, klenteng Budha Dharma, makam Tionghhoa dan Pura Hindu,  karena itu pulalah kota Ampenan  di sebut sebut sebagai kota miniatur dari Indonesia. Pada saat kita menjelajah kota inipun kita akan di manjakan dengan beragam kuliner khas dengan suasana kolonialnya, seperti warung mie, es kelapa muda, dan tentunya masakan masakan khas Lombok juga banyak di temukan di kota ini. Dan satu hari berwisata di kota ini akan semakin berkesan karena pengunjung dapat menikmati keindahan alam berupa terbenamnya matahari atau sunset di pantai puing puing pelabuhan yang tidak akan pengunjung temukan di tempat lain.

Senin, 13 Oktober 2014

Wisata Jejak Penyebaran Agama Islam di Lombok Tengah

Selain keindahan alam yang memukau dunia, pulau Lombok juga memiliki daya tarik wisata yang lain berupa Keaneka ragaman adat budaya dankebiasaan di pulau Lombok memang sudah di kenal sebagai daerah tujuan wisata favorit di Indonesia dan mancanegara. Karena selain keindahan dan keunikannya, daerah daerah tujuan wisata di pulau ini masih sangat tradisional dan alami serta memiliki sejarah atau ceritera tersendiri. Seperti keberadaan lokasi lokasi menarik berikut.

·        Makam Nyatok

Makan ini terletak tidak jauh dari masjid tua rembitan. Diamana di makamkannya seorang penyebar agama Islam yang bernama Wali Nyatok. Banyak warga yang sering dating ke makam ini untuk nyekar dan mengajukan permohonan yang di percaya akan terkabur, terutama permohonan akan keselamatan dan kesembuhan dari suatu penyakit tertentu., khususnya di hari rabu makam ini akan sangat ramai di kunjungi. Karena menurut wangsit dari penghuni makam bahwa dia ada di makam tersebut di hari Rabu. Air di makam inipun di keramatkan, biasanya di gunakan sebagai pengungkap suatu perkara atau kebenaran dari pengakuan sesorang, karena jika seseorang yang berbohong jika meminum air ini akan jatuh sakit dan mati. Berdasarkan ceritera penduduk setempat bahwa pada saat jasad wali Nyatok ini akan di kuburkan, di ketahui jasadnya menghilang, yang tertinggal di keranda hanya kain kafannya saja, atau yang di sebut dengan meninggal moksah.

·        Masjid Tua Rembitan

Sebuah masjid tua tak jauh dari makam Nyatok ini, memiliki fondasi yang terbuat dari tanah dengan bentuk tumapng bertingakat dua dan tanpa serambi ini di perkirakan di bangun pada abad ke 16. Di bangunnya masjid ini berhubungan dengan kedatangan dari pada wali Nyatok sebagai penyebar agama Islam.  Di bagian dalam masjid terdapat empat buah tiang soko guru, mihrab dan mimbar. Dan di sebelah timur masjid terdapat bedug besar dari kulit kerbau. Bahan yang di gunakan untuk atap adalah alang alang dan ijuk, di mana masjid ini di kelilingi dengan pagar bata dan kayu.